FULL E-BOOK MAJALAH HUKUM NASIONAL VOLUME 55 NOMOR 1 TAHUN 2025

Authors

  • Aditya Nurahmani University of Indonesia image/svg+xml
  • Anisa Kurniatul Azizah Universitas Bhayangkara Surabaya image/svg+xml
  • Bagus Teguh Santoso Universitas Bhayangkara Surabaya image/svg+xml
  • Resti Fauzi Komunitas Konservasi Indonesia Warsi
  • Safaruddin Harefa Tanjungpura University image/svg+xml
  • Syaiful Bahari Universitas Sains Indonesia
  • Josua Satria Collins Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat
  • Qurrata Ayuni Fakultas Hukum Universitas Indonesia
  • Mira Erwinda Fakultas Hukum Universitas Indonesia
  • Satrio Febriyanto Fakultas Hukum Universitas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33331/mhn.v55i1.1200

Abstract

Versi Ebook ini merupakan kumpulan dari 7 (tujuh) tulisan yang ada di Majalah Hukum Nasional Volume 55 Nomor 1 Tahun 2025. Selamat membaca dan semoga bermanfaat.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Aditya Nurahmani, University of Indonesia

    Aditya Nurahmani menempuh pendidikan S1 dari Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran dan lulus di tahun 2020 dan mendapatkan penghargaan dari Rektor Universitas Padjadjaran sebagai Wisudawan Terbaik. Selanjutnya melanjutkan pendidikan S2 pada Program Magister Ilmu Hukum di Universitas Indonesia peminatan Hukum Sumber Daya Alam dan lulus tahun 2025 dengan predikat Summa cumlaude. Di bidang kompetisi, penulis pernah menjuarai Juara 1 Debat tingkat Regional dan Juara 2 Nasional Debat Konstitusi Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Best Paper Konferensi Mahasiswa Hukum Pekan Progresif di Universitas Diponegoro, Juara 1 Nasional Orator Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dan lain-lain. Penulis juga pernah berpartisipasi dalam South Asia Youth Sustainability Summit 2024, Kuala Lumpur, Malaysia. Di bidang riset sampai saat ini penulis telah mempublikasikan 3 Buku dan mempublikasikan 13 Jurnal yang terdiri dari Jurnal Nasional dan Jurnal Internasional. Penelitian banyak difokuskan di sektor agraria dan pengelolaan sumber daya alam. Di bidang organisasi saat ini penulis aktif di Institute of Energy and Development Studies (IEDS) dan menjabat sebagai Direktur Tata Kelola dan Reforma Agraria.

  • Anisa Kurniatul Azizah, Universitas Bhayangkara Surabaya

    Anisa Kurniatul Azizah, S.AP.,M.AP, lahir di Sumenep. Penulis menyelesaikan Pendidikan S1 di Fakultas Ilmu Sosial prodi Ilmu Administrasi Negara Universitas Negeri Surabaya pada tahun 2014 serta Pendidikan S2 di Magister Ilmu Administrasi Publik Universitas Brawijaya Malang pada tahun 2016. Saat ini penulis merupakan Dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bhayangkara Surabaya bidang konsentrasi Ilmu Administrasi Publik. Penulis aktif mempublikasikan artikelnya setiap tahun pada jurnal-jurnal terakreditasi milik Lembaga negara di Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta. Beberapa jurnal diantaranya Juridical Analysis of Cryptocurrency Transaction on The Binance Market in Terms of Commodity Futures Trading Regulatory Agency Regulations, Penguatan Peran Bumdes Dalam Pemanfaatan Sampah Menjadi Bahan Bakar Dalam Rangka Mendukung Program Pemerintah Mewujudkan Green Economy, Abuse of Authority by The Regional Government for The Construction of National Roads, The Role of TPQ Teachers in Obtaining Protection and Fulfillment of Rights as Professionals, The Role of Village-Owned Enterprises (Bumdes) in Achieving a Green Economy through Waste Banks in Transforming Waste to Diesel Energy, dll.

  • Bagus Teguh Santoso, Universitas Bhayangkara Surabaya

    Dr. Bagus Teguh Santoso, S.H.,M.H. lahir di Surabaya, 28 Agustus 1990. Penulis menyelesaikan Pendidikan S1 di Fakultas Hukum Universitas Airlangga pada tahun 2014 serta Pendidikan S2 di Magister Ilmu Hukum pada tahun 2016 Universitas Airlangga dan Pendidikan S3 Doktoral Ilmu Hukum Universitas Airlangga dengan predikat cumlaude. Saat ini penulis merupakan Dosen di Fakultas Ilmu Hukum Universitas Bhayangkara Surabaya bidang konsentrasi Hukum Administrasi sejak tahun 2016 dan juga sebagai praktisi sebagai Penasihat Hukum (Pengacara) dari Anggota PERADI. Penulis merupakan anggota Asosiasi Pengajar HTN-HAN Indonesia. Juga aktif mempublikasikan artikelnya setiap tahun pada jurnal-jurnal terakreditasi milik Lembaga negara di Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta. Beberapa jurnal diantaranya adalah Challenging Government Overreach, The use of Gijzeling Against Individuals Disobeying Court Orders Qualifying as Contempt of Court, Optimalisasi Peran Pengadilan Tata Usaha Negara Dalam Penilaian Unsur Penyalahgunaan Kewenangan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 Jo. Perma Nomor 4 Tahun 2015, Upaya Pencegahan Perbuatan Penyalahgunaan Kewenangan Yang Berakibat Merugikan Keuangan
    Negara Melalui Aparatur Pengawasan Intern Pemerintah, Upaya Paksa (Dwang Middelen) dalam Dugaan Terjadinya Tindak Pidana bagi Penyidik, dll.

  • Resti Fauzi, Komunitas Konservasi Indonesia Warsi

    Resti Fauzi, S.H., M.H, lahir di Solok Selatan. Penulis menyelesaikan pendidikan S1 Fakultas Hukum Universitas Andalas dengan program kekhusan Hukum Agraria dan Sumber Daya Alam, Padang pada Tahun 2020, dan Pendidikan S2 pada Magister Ilmu Hukum Kenegaraan di Universitas Indonesia pada tahun 2023. Saat ini penulis merupakan staff Analis Hukum dan Kebijakan di Komunitas Konservasi Indonesia Warsi. Sebelumnya penulis juga pernah bekerja di Lembaga Bantuan Hukum Jakarta pada tahun 2022-2023 sebagai Asisten Pengabdi Bantuan Hukum (APBH). Penulis juga pernah menulis terkait Gugatan Warga Negara Sebagai Ruang Gerak Masyarakat Sipil Melakukan Advokasi yang diikut sertakan dalam Konferensi Nasional kebebasan Sipil dan Politik Tahun 2023. Pada tahun 2024, penulis menulis artikel di Jurnal yudisial yang berjudul Perbuatan Melawan Hukum Pemerintah Dalam Peristiwa Kebakaran Hutan. Saat ini penulis aktif mendampingi masyarakat lokal dan adat dalam program perhutanan sosial di Provinsi Jambi dan Bengkulu.

  • Safaruddin Harefa, Tanjungpura University

    Safaruddin Harefa, S.H., M.H., merupakan Dosen PNS pada Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura Pontianak dengan jabatan fungsional Asisten Ahli di Bagian Hukum Pidana, Program Studi Ilmu Hukum. Selain mengajar, beliau juga aktif dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya pada bidang hukum pidana dan hukum acara pidana. Sebagai akademisi muda, Safaruddin Harefa memiliki minat pada isu-isu hukum kontemporer, seperti pembaruan hukum pidana, perlindungan hak asasi manusia, serta pengembangan model pembelajaran hukum di perguruan tinggi. Keterlibatan beliau dalam penelitian juga berorientasi pada pencarian solusi terhadap berbagai permasalahan hukum yang muncul di masyarakat, baik dalam konteks lokal, nasional, maupun global. Publikasi ilmiah Safaruddin Harefa telah terindeks di beberapa basis data bereputasi seperti SINTA, Google Scholar, Scopus, Publons, dan ORCID. Hal ini menunjukkan konsistensi dan kontribusinya dalam memperkuat tradisi akademik di bidang ilmu hukum, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di Universitas Tanjungpura.

  • Syaiful Bahari, Universitas Sains Indonesia

    Dr. Syaiful Bahari, S.H.,M.H, menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum tahun 2013, Magister Hukum 2016, dan Doktor Hukum tahun 2024. Penulis saat ini berprofesi sebagai pengajar di Prodi Hukum Universitas Sains Indonesia, Sekretaris Pusat Kajian Hukum Agraria dan Sumber Daya Alam, sebagai nara sumber di berbagai seminar di perguruan tinggi/Non Goverment Organization, dan konsultan hukum. Sebelumnya pernah menjadi peneliti di Indonesia Secretariate for Development Human Resources in Rural Areas (InDHRRA/Sekretariat Bina Desa) dan Asian Partnership for Development Human Resources in Rural Areas (AsiaDHRRA).

  • Josua Satria Collins, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat

    Josua Satria Collins merupakan seorang peneliti hukum dengan latar belakang keahlian di bidang penulisan hukum, analisis kebijakan, dan studi peradilan. Ia menempuh pendidikan Sarjana Hukum di Universitas Indonesia dengan konsentrasi Hukum Tata Negara (2014–2018) dan sedang melanjutkan studi Magister Hukum di The Australian National University sebagai penerima beasiswa LPDP (Batch 1 Tahun 2025). Sejak mahasiswa, Josua aktif dalam kegiatan penelitian hukum melalui Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia (MaPPI FHUI), sebuah lembaga riset di bawah Fakultas Hukum Universitas Indonesia yang berfokus pada penelitian dan advokasi peradilan. Di sana, ia berkontribusi dalam penyusunan Peraturan Mahkamah Agung tentang Pedoman Pemidanaan Perkara Korupsi dan penelitian terkait format putusan di empat lingkungan peradilan. Pengalaman profesionalnya meliputi peran sebagai Peneliti Hukum di Indonesia Judicial Research Society (2020–2021), Tenaga Ahli Anggota DPR RI (2021–2024), serta Staf Junior Advokasi Hukum di BP Tapera (2024–2025). Dalam perannya tersebut, ia terlibat dalam penyusunan strategi litigasi maupun non-litigasi, penyusunan opini hukum, rekomendasi kebijakan, hingga advokasi berbasis riset. Josua juga mendirikan komunitas Jurist Wanna Be (2020–sekarang), sebuah platform berbasis WhatsApp dan Instagram yang menyediakan informasi hukum, seminar, kesempatan akademik, hingga peluang karier bagi mahasiswa hukum dan lulusan baru di Indonesia. Aktivitas organisasinya turut menunjukkan komitmennya dalam mendukung generasi muda hukum melalui pendidikan dan literasi hukum yang mudah diakses.

  • Qurrata Ayuni, Fakultas Hukum Universitas Indonesia

    Qurrata Ayuni adalah seorang akademisi dan peneliti hukum tata negara Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Ia menyelesaikan Sarjana Hukum di Universitas Indonesia (2003-2007) sebagai Mahasiswa Berprestasi II, Master of Conflict and Dispute Resolution di James Cook University, Australia (2010-2011), dan Doktor Hukum di Universitas Indonesia (2018-2022) dengan predikat cumlaude. Ia juga menjadi ASLI Visiting Scholar di National University of Singapore (2023) dan Erasmus Visiting Scholar di Mykolas Romeris University, Lithuania (2025). Karier profesionalnya dimulai sebagai Peneliti di Mahkamah Konstitusi RI (2007-2013). Saat ini, ia menjabat sebagai Staf Pengajar Bidang Hukum Tata Negara dan Program Pascasarjana di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) sejak 2017, Koordinator Klinik Hukum dan MBKM FHUI (2023- 2025), serta Ketua Sub-Program Studi Sarjana Kelas Khusus Internasional FHUI (2025-sekarang). Ia juga aktif sebagai Peneliti di Pusat Studi Hukum Tata Negara FHUI dan Redaktur Pelaksana Jurnal Konstitusi dan Demokrasi sejak 2021. Qurrata telah menghasilkan puluhan publikasi ilmiah, termasuk artikel di jurnal nasional dan internasional seperti Jurnal Hukum & Pembangunan, Jurnal Konstitusi, The Journal of Legislative Studies, dan Revista de Investigações Constitucionais. Beberapa karya terpilihnya mencakup “Gagasan Pengadilan Khusus Untuk Sengketa Hasil Pemilihan Kepala Daerah” yang diterbitkan di Jurnal Hukum & Pembangunan Volume 48 Nomor 1 (2018); “Kedudukan Hukum Khusus dalam Pengujian Undang- Undang di Mahkamah Konstitusi” di Jurnal Konstitusi Volume 19 Nomor 4 (2022); “Model Pengaturan Kedaruratan Dan Pilihan Kedaruratan Indonesia Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19” di Jurnal Hukum & Pembangunan Volume 50 Nomor 2 (2020); “The disappearance of the ‘legislative model’: Indonesian parliament’s experience in response to Covid-19” di The Journal of Legislative Studies Volume 30 Nomor 3 (2024); serta “The fall of Executive Power in Indonesia: the need to strengthen legal arrangements” di Revista de Investigações Constitucionais Volume 12 Nomor 1 (2025). Ia juga aktif sebagai narasumber di berbagai seminar, FGD, dan konferensi internasional, seperti ASLI Annual Conference 2025 dan International Conference on Law and Governance, serta menjadi saksi ahli dalam
    sidang Mahkamah Konstitusi.

  • Mira Erwinda, Fakultas Hukum Universitas Indonesia

    Mira Erwinda adalah seorang lulusan Program Magister Ilmu Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia, di mana ia fokus pada isu hukum teknologi dan regulasi penerbangan sipil. Ia menyelesaikan tesisnya pada tahun 2018 berjudul “Pengaturan Jasa Pengiriman Barang Berbasis Unmanned Aerial Vehicle (UAV) di Indonesia,” yang merupakan penelitian normatif di bawah bimbingan Prof. Edmon Makarim sebagai pembimbing utama dan ko-promotor, serta Brian Amy Prastyo sebagai pembimbing dan penguji, membahas regulasi layanan pengiriman barang melalui drone di negara kepulauan seperti Indonesia, termasuk analisis aturan penyedia layanan elektronik, regulasi UAV internasional dari ICAO, dan potensi aplikasi komersial seperti pengiriman ke daerah terpencil untuk meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas. Karya ini menyoroti bagaimana teknologi drone dapat mendukung inovasi sipil seperti fotografi udara, jurnalisme, survei, dan pengiriman darurat, meskipun regulasi nasional saat itu masih belum komprehensif. Selain tesisnya, Mira berkolaborasi dengan Brian Amy Prastyo dalam publikasi “Delivery Business Based on Unmanned Aerial Vehicle: Lessons Learned from Indonesia’s Regulations” yang diterbitkan pada tahun 2021, yang mengeksplorasi dampak disrupsi bisnis digital terhadap layanan pengiriman konvensional dan menyimpulkan bahwa undang-undang Indonesia cenderung menyederhanakan bisnis platform online tetapi belum memungkinkan operasi UAV penuh untuk pengiriman barang karena keterbatasan regulasi. Afiliasinya dengan Universitas Indonesia juga tercatat dalam indeks penulis konferensi internasional seperti ICLAVE 2018, di mana ia terlibat dalam diskusi hukum dan tata kelola. Melalui kontribusinya, Mira Erwinda terus memperkaya pemahaman hukum mengenai integrasi teknologi canggih dalam sektor logistik dan penerbangan, dengan penekanan pada adaptasi regulasi nasional terhadap standar global untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

  • Satrio Febriyanto, Fakultas Hukum Universitas Indonesia

    Satrio Alif Febriyanto adalah seorang Asisten Pengajar di Bidang Studi Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Indonesia sekaligus peneliti di Pusat Studi Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Ia menyelesaikan gelar Sarjana Hukum di Universitas Indonesia (2019- 2023) sebagai Finalis Mahasiswa Berprestasi dan saat ini tengah mengambil program Magister Ilmu Hukum di universitas yang sama sejak Agustus 2024. Karier profesionalnya mencakup peran sebagai Managing Editor di Jurnal Hukum & Pembangunan Fakultas Hukum Universitas Indonesia; Assistant Editor di Jurnal Konstitusi & Demokrasi; Research Assistant di PT. Archipel Advisory Indonesia; dan Staf Unit Klinik Hukum dan MBKM di Fakultas Hukum Universitas Indonesia Satrio telah menghasilkan berbagai publikasi ilmiah, termasuk artikel di jurnal nasional dan internasional seperti Japhtn-Han, The Indonesian Journal of Socio-Legal Studies, Contemporary Readings in Law and Social Justice, dan International Conference for Democracy and National Resilience. Beberapa karya terpilihnya mencakup “Napak tilas pemilihan kepala daerah indonesia: korelasi negara hukum yang demokratis dan amandemen uud 1945” yang diterbitkan di Japhtn-Han Volume 2 Nomor 1 (2023); “Panglima Laot and Contributions in Upholding Customary Law in Aceh’s Maritime Regions (Panglima Laot dan Kontribusinya dalam Penegakan Hukum Adat di Perairan Aceh)” di The Indonesian Journal of Socio-Legal Studies Volume 3 Nomor 1 (2023); “Shifting Approach to Handling the Papua Conflict in Indonesia” di Contemporary Readings in Law and Social Justice Volume 16 Nomor 1 (2024); serta “Models of Simultaneous Elections around the World: The Influence of Government Systems on Election Implementation Methods” di International Conference for Democracy and National Resilience (ICDNR 2023).

References

Downloads

Published

2025-11-17

How to Cite

FULL E-BOOK MAJALAH HUKUM NASIONAL VOLUME 55 NOMOR 1 TAHUN 2025. (2025). Majalah Hukum Nasional, 55(1), 1-164. https://doi.org/10.33331/mhn.v55i1.1200

Most read articles by the same author(s)